Kamis, 05 Mei 2016

5 Alasan Buat Kamu Yang Tidak Harus Minder Dapat IPK Rendah

Hampir Semua mahasiswa pasti merasakan cemas menanti nilai yang akan keluar Usai ujian akhir semester. Perasaan cemas berubah menjadi senang ketika Indeks Prestasi  berhasil meraih sesuai target dan juga cum laude. Namun, kenyataanya kamu mendapatkan IPK  rendah atau minim angka


Banyak orang berpendapat jika mendapatkan IPK rendah, maka akan menggambarkan rendahnya kualitas tanggung jawab mahasiswa terhadap mata kuliah yang diambil, terhadap hidup dan masa depan. Akan tetapi jangan sedih, mendapatkan IPK rendah pada setiap semester bukanlah segalanya, yang terpenting adalah seringlah mengupgrade skill kamu. Berikut ini ada alasan buat kamu yang tidak harus minder dapat IPK rendah



1. IPK Tidak  Menentukan Kepintaran Kamu


[caption id="attachment_1702" align="aligncenter" width="662"]teknik informatika sumber foto : utauae.com[/caption]

 

Ternyata banyak dari tokoh pendiri raksasa perusahaan didunia saat ini adalah orang yang tidak terlalu pintar ketika kuliah dan cenderung biasa saja, bahkan ada yang tidak menyelesaikan kuliahnya.


Mahasiswa yang cerdas dan mampu terjun langsung ke lapangan, tetapi mereka tak memiliki nilai tinggi tidak lah masalah karena dengan terjun langsung ke lapanagn kita bisa langsung mengasah skill.


Sedangkan mereka yang telah lulus dan dapat IPK yang tinggi, mereka kesulitan dapat kerja karena kurangnya pengalaman kerja yang nyata. Jadi yang terpenting adalah selalu galih apa yang menjadi potensi kamu dan jangan menyeh.



2. Masa Depan Kamu Tidak di Tentukan Dengan IPK Tinggi


[caption id="" align="aligncenter" width="595"] axltwentynine.com[/caption]

Mendapatkan IPK rendah serasa seperti mengalami mimpi buruk, namun janganlah kamu terlalu berlarut-larut menyesalinya. Mungkin setelah ini kamu akan mencoba belajar maksimal, namun IPK masih juga jauh dari target yang kamu inginkan.


Jangan berhenti sampai disitu kamu bisa mulai menggalih  potensi dan skill mu yang lain, misalnya memupuk jiwa kepemimpinan yang kamu punya untuk bisa menjadi orang besar. Karena tidak sedikit orang-orang besar justru datang dari yang memiliki IPK rendah namunmemiliki jiwa kepemimpinan.



3. IPK Rendah, Berarti Kamu Bakat Menjadi Boss


[caption id="" align="alignnone" width="1600"]ipk kecil siliconangle.com[/caption]

Penah dengar nama Mark Zuckerberg ? ya, pasti kamu mengenalnya. Boss sekaligus pendiri Facebook ini ternyata tidak lulus saat kuliah IPK nya juga biasa-biasa saja, tapi dia memiliki skill dan kercedasan yang luar biasa.


Jadi jika kamu dapat IPK rendah, percayalah bahwa suatu saat kamu pasti bisa menjadi bos dan memiliki karyawan yang dulu memiliki IPK tinggi.



4. Hidup Kamu Tidak Membosankan


[caption id="" align="alignnone" width="2000"]ipk rendah huffingtonpost.co.uk[/caption]

Pidato Erica Goldson saat acara wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York, tahun 2010 sempat menghebohkan. Lulusan terbaik itu mengungkapkan hal yang tak terduga, dirinya tidak merasa menjadi yang terpintar, melainkan yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepadanya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.


Erica percaya, untuk dapat nilai bagus mahasiswa hanya harus melakukan hal yang sangat sederhana, seperti menuruti dosen, bahkan memberi lebih dari yang mereka minta. Resikonya, kamu justru tidak sempat menuruti keinginanmu sendiri gara-gara sibuk mengejar prestasi. Hal ini tentu tak berlaku bagi kalian yang bukan pejuang IPK.



5. Awal Langkahmu Menjadi Seseorang yang Hebat


[caption id="" align="aligncenter" width="750"]ipk rendah aldovarelbramasta.com[/caption]

Memiliki IPK rendah bukanlah awal kehancuran, justru itu adalah awal untuk kamu berbenah dan bangkit untuh melangkah kedepan. Prof Dr M. Suyanto, MM adalah Rektor sekaligus pendiri dari STMIK Amikom Yogyakarta juga memiliki IPK yang rendah ketika kuliah, tapi dia mampu membuktikan bahwa dengan IPK yang rendah kita juga bisa.


Ingat tugas kita adalah belajar dan mempelajari. dari point-point yang sudah di sebutkan di atas bukan berarti kita menjadibermalas-malasan. Tetapi untuk memberikan motivasi agar kamu juga bisa menjadi orang yang besar di kemudian hari.


 

Load comments