Minggu, 15 Mei 2016

Universitas Anti Mainstream, Syarat Wisuda Dengan Menanam Pohon


Pada umumnya skripsi merupakan syarat kelulusan mahasiswa setiap universitas, namun berbeda dengan salah satu universitas di Indonesia yang mana syarat kelulusan tidak hanya skripsi tetapi juga disertai dengan menanam lima pohon setiap mahasiswa, kebijakan inilah yang diterapkan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) solo.


Menurut Rektor UNS Ravik Arsidi, kebijakan itu merupakan program “One Student Five Tree”. “Sehingga, wajib menanam pohon bagi mahasswa UNS, mahasiswa harus merawatnya, Kalau nanti mati, Tanam lagi, baru boleh wisuda,” ujar dia, yang mengenalkan program tersebut saat kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Fakulstas Pertanian UNS, Jumat(13/5).


Program wajib menanam pohon ini telah di terapkan sejak 2013 namun pada saat itu setiap mahasiswa diwajibkan hanya menanam satu pohon dan mulai angkatan 2015 setiap mahasiswa diwajibkan menanam lima pohon.


program wajib menanam pohon tersebut mendapat apresiasi dari menteri  Siti Nurbaya , ia mengatakan “Kami sangat mendukung dan akan mengadopsi gerakan ini. Sebuah niat yang sangat baik, sebab kita punya banyak problem untuk memulihkan lahan ini, “ujar dia. Dan dia menambahkan, saat ini sekitar 24 juta hektare lahan di Indonesia telah terdegradasi. Sebagian besar lantaran pembalakan liar dan penebangan tanpa izin. Karena itu, menurut dia, kementrianya terus mendorong berbagai pihak untuk menyukseskan program menanam pohon ini. Termasuk juga kampus. “pemerintah mengambil langkah – langkah untuk memperbaiki lingkungan kita, harus dilakukan bersama-sama. Jadi, bukan hanya perguruan tinggi, mahasiswa saja, tetpi juga ekolah SMA, SMP, dan SD juga dilibatkan,” kata dia.


Gerakan ini perlu diterapkan diberbagai kampus yang ada di Indonesia sebagai bentuk  penanggulangan  dan penghijauan terhadap hutan - hutan Indonesia yang  volume pohonya semakin berkurang akibat dari penebang liar, kebakaran hutan, bencana alam  dan juga berbagai insiden lainya. Dengan gerakan reboisasi atau penghijauan ini, hutan -  hutan yang sudah rusak  dapat dipulihkan kembali sehingga ekosistem - ekosistem yang ada di seluruh hutan Indonesia  dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.


ed: irfan fitrat

Load comments